TULUNGAGUNG – Upaya penguatan moderasi beragama tidak hanya dilakukan dengan pelatihan saja, namun bisa juga dilakukan dengan cara melakukan gerakan penelitian ataupun survei di tengah masyarakat. Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung telah melakukan terobosan kegiatan pada moderasi beragama, yakni melakukan survei ke masyarakat di Tulungagung tentang moderasi beragama.

Demikian salah satu poin yang disimpulkan dalam kegiatan Tadarus Litapdimas dengan tema “Membaca Keberagamaan Masyarakat Berbasis Data” yang diselenggarakan pada Kamis, 21 April 2022. Acara yang dikemas secara teleconference ini menghadirkan Dr. Mohammad Mahpur, M.Si (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) dan Dr. Phil. Syaifudin Zuhri, M.A. (Kepala Pusat Penerbitan LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung) sebagai narasumber.

Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Prof. Dr. Maftukhin, M.Ag. mengatakan survei moderasi beragama untuk masyarakat Tulungagung ini dilakukan dengan menggerakkan mahasiswa peserta kuliah kerja nyata (KKN) yang diselenggarakan pada Januari-Februari 2022.

“Membaca moderasi beragama dengan basis data ini memang harus terus dikembangkan. Sebab, membaca data dari masyarakat ini penting untuk menentukan kebijakan ke depannya,’’ kata guru besar Filsafat ini.

Dia menjelaskan, moderasi beragama ini menjadi hal penting pada saat ini. Menurut dia, jauh sebelum itu, sebenarnya semangat Bhineka Tunggal Ika telah memberikan amanat agar masyarakat Indonesia bisa hidup rukun. Seperti yang ada pada buku “Melacak Jejak Spiritualitas Bhineka Tunggal Ika”, bahwa Bhineka Tunggal Ika adalah doktrin lama sebab embrionya sudah ditemukan. Yakni, adanya agama Hindu dan Budha sudah menjadi agama mayoritas masyarakat saat itu dan muncul persaingan yang cukup ketat tapi tidak ada catatan perang agama. Jadi, sejak periode kuno sekalipun tidak pernah ditemukan bukti yang meyakinkan adanya perang agama.

Syaifudin Zuhri, Kepala Pusat Penerbitan LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, mengatakan proses survei moderasi masyarakat ini dalam perencanannya cukup lama. Sebab, dalam merumuskan instrumen hingga mematangkan konsep membutuhkan waktu berbulan-bulan. Dia melanjutkan, awalnya secara konsep dirumuskan oleh beberapa dosen hingga melakukan uji reliabilitas hingga sampel yang akan menjadi responden.

‘’Kerja-kerja yang kami lakukan memang banyak tahapan,’’ terangnya.

Syaifudin menjelaskan, dalam proses pengambilan data melibatkan mahasiswa dari empat fakultas dan semua jurusan yang ada di kampus. Semua mahasiswa diterjunkan di 19 kecamatan yang jumlah sekitar 2500 mahasiswa dan melibatkan 7400 responden. Responden yang menjadi sasaran yakni tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

‘’Banyak dinamika yang menarik di tengah masyarakat. Nanti data resmi akan kami rilis usai lebaran,’’ ujar pria lulusan salah satu universitas di Jerman ini.

Syaifudin menuturkan proses survei ini melibatkan banyak sektor. Semua lini terlibat dalam hal ini. Jadi kolaborasi menjadi ujung tombak dalam suksesnya kegiatan ini. Pihak yang terlibat dalam kolaborasi pastinya adalah dosen dan mahasiswa. Selain itu, pihak desa dan masyarakat juga turut aktif dalam membantu untuk mencari responden.

Dia menjelaskan, data hasil survei moderasi masyarakat Tulungagung ini sudah diolah oleh tim dari UIN Satu Tulungagung yang melibatkan dua pusat studi. Yakni Pusat Kajian Big Data dan Digital Humanities bersama Pusat Moderasi Beragama.

Menurut Syaifudin, secara umum hasil dari survei moderasi beragama di masyarakat Tulungagung ini menunjukkan hasil yang baik. Secara umum dari empat indikator moderasi beragama masyarakat Tulungagung hasilnya bagus. Indikator itu di antaranya komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, penerimaan budaya lokal menunjukkan tren yang baik.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kementerian Agama RI, Suwendi, mengapresiasi apa yang telah dilakukan UIN SATU Tulungagung. Yakni, bisa mengkolaborasikan KKN dengan survei moderasi beragama.

‘’Kami mengapresiasi sekali apa yang telah dilakukan UIN Satu Tulungagung. Ini sangat menginspirasi,’’ tandasnya.

Acara Tadarus Litapdimas ini selengkapnya dapat disaksikan di Channel Youtube SATU Televisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

Saturday, May 28, 2022