Pada hari Minggu 17 April 2020. Divisi ekonomi yang termasuk dalam bagian dari kelompok KKN MDB UIN SATU Tulungagung melaksanakan salah satu dari dua program kerjanya yaitu pengadaan Bank Sampah. Kegiatan ini berlangsung di Desa Jajar, Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Karena masih perdana, kegiatan ini diawali dengan hanya dilaksanakan pada dua RT yaitu RT 14 dan 19. Yang kemudian untuk selanjutnya dimungkinkan dilaksanakan untuk semua RT di desa Jajar. Kegiatan bank Sampah ini dilaksanakan setiap satu bulan satu kali.

Sebelum hari-H divisi ekonomi sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari terkait peralatan dan teknis pelaksanaan dari bank sampah. Peralatan yang perlu dipersiapkan adalah buku tabungan dan buku besar serta ATK yang lain.

Sistem atau konsep bank sampah ini adalah pengumpulan sampah anoraganik setiap satu bulan satu kali. Sistem dana hasil atau uang yang diperoleh adalah sistem tabungan. Uang hasil dari pengumpulan sampah akan ditabung dan dibagikan setiap satu tahun dua kali.

Di desa Jajar sendiri rencana pengadaan bank sampah sudah ada di era pemimpin sebelumnya. Tapi terkendala oleh beberapa hal hingga akhirnya tempat yang dulu direncanakan sebagai penampungan bank sampah berakhir menjadi tempat pengumpulan reyeng.

Sebelum merancang program kerja bank sampah, divisi ekonomi telah mengordinasikan kepada kepala desa akan adanya program bank sampah. Beliau sangat mendukung program dari divisi ekonomi.

Setelah mendapat respon yang baik dari bapak lurah. Mahasiswa divisi ekonomi mensurvei beberapa warga untuk mengetahui respon masyarakat akan adanya bank sampah. Tak lupa mengordinasikan kepada ketua RT setempat terkait program tersebut.

Bank Sampah ini melibatkan pemdes dan masyarakat desa jajar serta pengepul dan pengelola bank sampah. Karena masih pertama, pada hari itu teknis pelaksanaannya adalah pertama, anggota bank sampah mendatangi rumah pak RT 14 dengan membawa sampah dan kertas tabungan.

Kedua, setelah mengantarkan sampah masyarakat tidak usah menunggu lama, mereka akan diminta untuk pulang terlebih dahulu karena total dana perolehan sampah masih akan diproses oleh pengelola bank sampah.

Ketiga, petugas bank sampah akan mengantarkan buku tabungan ke rumah para anggota bank sampah. Serta menjelaskan terkait nominal yang diperoleh dan mengoordinasikan kembali terkait rekapitulasi hasil bank sampah di grup WhatsApp yang telah tersedia.

Tujuan dari bank sampah ini terangkum dalam berbagai sisi baik itu dari segi lingkungan maupun ekonomi. Dilihat dari lingkungan program bank sampah ini bertujuan untuk melestarikan alam dengan menjaga kebersihan lingkungan agar tak terdapat sampah berserakan, terbuang sia-sia, dan menyebabkan polusi udara dengan proses pembakaran sampah.

Selain itu sampah juga dapat bernilai ekonomis. Dengan adanya program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan warga. Juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan adanya sistem tabungan atau berupa sembako yang berasal dari hasil perolehan bank sampah.

Penulis : Qonita Rahmawati

Editor : Fadila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

Saturday, May 28, 2022