Workshop pola asuh di TK Semen 2

KKN IAIN Tulungagung 2020 mengusung tema Resilensi Sosial untuk Indonesia Maju. Salah satu cara agar tercapainya Indonesia maju adalah dengan memperhatikan generasi penerus bangsa. Dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berjiwa sosial yaitu dengan memperhatiakan pola asuh anak sejak dini. Anak usia dini merupakan anak dengan rentan usia sejak lahir sampai dengan usia delapan tahun. Usia tersebut sering disebut dengan usia emas karena pada usia tersebut merupakan usia yang sangat tepat bagi anak untuk ditanamkan beberapa konsep. Pada dasarnya, anak merupakan peniru yang handal, anak akan meniru apapun yang dilihat dan didengarkan oleh orang-orang yang ada disekitarnya, termasuk apa yang dilakukan oleh orang tua oleh karena itu orang tua dengan seksama memperhatikan pola asuh yang diterapkan kepada anaknya. Selain orang tua, orang yang ada disekitar anak harus memperhatikan pola asuh yang diterapkan kepada anak, agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Antusias Wali Murid beserta
Adik-Adik Semen 2

Salah satu upaya meningkatkan rasa peduli terhadap pola asuh anak usia dini yang merupakan salah satu progam kerja Devisi Pendidikan dan Teknologi KKN IAIN Tulungagung posko 2 Semen,Gandusari mengadakan workshop dengan mengusung tema “Pola Asuh Generasi Cendekia” yang dilaksanakan pada hari kamis, 30 Januari 2020. Workshop tersebut dilakukan di TK Dharma Wanita Semen 2 dengan mendatangkan narasumber yaitu Bapak Budi Hariyanto. S.Hum. M.Fil.I., beliau merupakan dosen FUAD di IAIN tulungagung dan ketua jurusan sosiologi agama IAIN Tulungagung workshop tersebut ditujukan kepada wali murid TK Dharma Wanita Semen 2. Pelaksaan workshop tersebut berjalan dengan lancar dan para tamu undangan yang hadir pada acara tersebut sejumlah 36 orang.

Terdapat beberapa macam pola asuh yang dapat diterapkan kepada anak, namun orang tua harus memperhatikan dengan baik dalam memilih pola asuh untuk anaknya. Workshop tersebut diadakan dengan tujuan supaya orang tua tidak keliru dalam memilih pola asuh yang diterapkan kepada anaknya, agar dapat tercapainya generasi yang unggul menuju Indonesia maju.

Simpulan dari acara workshop tersebut merupakan pengaruh pola asuh terhadap generasi muda yaitu dimana masih kurangnya pemahaman orang tua terhadap pola asuh yang diterapkan kepada anak dan menghasilkan anak tumbuh dan berkembang dengan kepribadian yang kurang baik dalam menjadi generasi penerus bangsa. Anak merupakan harapan bangsa, oleh karena itu pola asuh yang diterapkan orang tua pada anak harus sangat diperhatikan dengan baik agar dapat tercapainya generasi yang unggul menuju Indonesia maju. (Lina Alviana, Deni Taufiq, Dewi Ratna – Semen 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M

IAIN Tulungagung

Tuesday, Nov 30, 2021