Kemloko, Nglegok – Posyandu di DusunKuwut hari ini di laksanakan penuh dengan antusias warganya. Posyandu ini di adakan setiap hari Rabu dalam setiap minggunya. Posyandu Balita di Dusun kuwut pada hari ini di laksanakan di kediaman Bapak Rw dusun Kuwut sendiri. Acara posyandu Balita ini di laksanakan dengan tujuan agar masyarakat dan anak” di dusun Kuwut ini mendapat pelayanan kesehatan yang memadai dan terkendali.

Dalam kegiatan posyandu hari ini, kami sempat berbincang-bincang dengan Bidan yang meng-handle kegiatan posyandi yg sedang berlangsung pada hari ini. “Jadi kita bukan hanya melaksanak kegiatan posyandu balita saja mbak, tetapi juga posyandu untuk para Lansia. Yang kegiatannya biasanya senam lansia, pelayanan kesehatan dan saya sangat antusias karena para warga dan masyarakat disini sangat bersemangat dalam pelaksanaanya” ujar Bidan Piah (begitulah kami memanggilnya).

Pengertian tentang posyandu sendiri adalab Pos Pelayanan Keluarga Berencana Kesehatan Terpadu (Posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Posyandu merupakan salah satu Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM). Jadi, Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab kepala desa

Posyandu dimulai terutama untuk melayani balita (imunisasi, timbang berat badan) dan orang lanjut usia (Posyandu Lansia), dan lahir melalui suatu Surat Keputusan Bersama antara Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri), Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Ketua Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan dicanangkan pada sekitar tahun 1986. Posyandu dikembangkan atas prakarsa Presiden Soeharto pada tahun 1984, Posyandu dulu pernah menjadi kebanggaan rakyat. Setiap bulannya, rakyat berbondong-bondong mendatangi Posyandu yang dikelola berbasiskan komunitas.

Menurut Dinas Kesehatan setempat tujuan diselenggarakan Posyandu adalah untuk: Mempercepat penurunan angka kematian bayi, anak balita dan angka kelahiran. Mempercepat penerimaan NKKBS. Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan kesehatan dan lainnya yang menunjang, sesuai dengan kebutuhan.

Ditulis oleh : Divisi Komunikasi dan Publikasi Kemloko 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M

IAIN Tulungagung

Saturday, Oct 23, 2021