Blitar, Kesamben-Bumirejo, Pada tanggal 24 Januari 2020 Mahasiswa KKN Devisi Pendidikan mengadakan salah satu Program Kerja di Sekolah Dasar Bumirejo 1 yaitu Pembelajaran Prakarya. Sebelum mengadakan Pembelajaran Prakarya, devisi pendidikan meminta izin terlebih dahulu kepada Kepala Sekolah SD Bumirejo 1.

Ibu Dariyati S.Pd. selaku Kepala Sekolah SD Bumirejo 1 mengizinkan dan menyetujui dengan program kerja Mahasiswa KKN.

Saya mengizinkan dengan adanya pembelajaran prakarya ini, dengan hal ini para siswa bisa memiliki wawasan luas dan bisa berkarya”, Ujarnya.

Salah Satu Mahasiswa mengatakan “Kami mengadakan pembelajaran prakarya dimulai dari kelas 2. Pembelajaran prakarya yang kami ajarkan yaitu membuat bros dari serpihan kain perca (kain sisa tukang jahit)“.

Tujuan kami mengadakan pembelajaran prakarya ini yaitu untuk mengajarkan kepada para siswa jika barang bekas bisa diolah kembali menjadi barang yang bisa dimanfaatkan“, Tambahnya.

Pada tanggal 23 Januari 2020, Mahasiswa KKN memulai programnya dengan menginformasikan kepada seluruh siswa kelas 2 untuk membawa barang yang bisa digunakan untuk membuat bros.

Kami meminta para siswa untuk membawa jarum pentul, jarum benang, benang, dan gunting. Untuk kain perca, lem bakar, kancing bros, korek api dan lilin kami sudah menyediakannya“, Ujar Mahasiswa KKN.

Malamnya, setelah menginformasikan barang yang harus siswa, kami mempersiapkan kain perca, lilin bakar, kancing bros, korek api dan lilin. Kami membagi kain perca, lem bakar dan kancing bros kedalam kantong plastik dan setiap kantong plastik akan dibagi setiap satu siswa untuk di buat kerajinan“, Tambahnya.

Pada tanggal 24 Januari 2020, Mahasiswa KKN masuk ke kelas 2. Setelah berdo’a bersama, Mahasiswa KKN melihat dan mengecek apakah siswa membawa barang-barangnya. Setelah selesai mengabsen para siswa, pembelajaran dimulai dan membagikan satu kantong plastik yang berisi peralatan yang digunakan untuk membuat bros.

Setelah semua terbagi, kita memulai pembelajaran prakarya. Para siswa antusias dengan adanya pembelajaran prakarya ini.

Pertama kami ajarkan dengan memasukan benang kedalam jarum benang. Setelah itu, kami ajarkan menjahit kain perca kemudian menempelkan kacing bros dengan lem bakar dan menempelkan ke kain yang sudah dijahit tadi“, Ujar Mahasiswa KKN.

Setelah pembelajaran selesai mereka sangat senang dan ingin mengulang kembali pembelajaran prakarya. Dan saking senangnya mereka langsung memakai bros yang mereka buat di baju seragam mereka.

Siswa yang mengikuti kegiatan tersebut sangat senang, karena bros yang digunakan bisa mereka gunakan bagi perempuan saat TPQ, dan yang laki-laki mereka berikan kepada ibunya“, Kata Mahasiswa KKN.

Kami juga merasa senang, karena ilmu yang kami berikan dapat bermanfaat buat mereka“, Tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M

IAIN Tulungagung

Saturday, Dec 5, 2020