SEMEN, GANDUSARI – Pada tanggal  23 Januari 2020  Polindes Desa Semen mengadakan  kegiatan donor darah  yang diadakan di Balai Desa Semen. Acara tersebut di ikuti oleh masyarakat Desa Semen, dibantu oleh Mahasiswa KKN  IAIN  Tulungagung di desa tersebut. Seksi acara dalam  kegiatan tersebut adalah ibu-ibu Polindes dan juga terdapat anggota dari PMII  kota Blitar.

Untuk kegiatan awal pada acara tersebut peserta yang donor diminta untuk mengisi formulir pendaftaran  terlebih dahulu di kertas yang sudah disediakan. Selanjutnya dilanjutkan dengan peserta Donor mengisi data yang diperlukan seperti calon penyumbang donor tersebt berumur berapa, keadaan peserta dalam kondisi sehat jasmani atau rohani tidaknya, berat badan peserta, tekanan darah peserta dll.

“Karena seperti yang kita tahu bahwa jika ingin berdonor, kondisi kekebalan tubuh harus stabil dan tidak ada gejala apapun. Setelah peserta mengisi data tersebut acara dilanjutkan dengan duduk di antrian sambi menanti untuk dipanggil oleh panitia acara”, Terang salah satu mahasiswa KKN.

Salah satu warga mengatakan “Kegiatan donor ini cukup ramai dihadiri oleh Masyarakat Desa Semen dari  yang muda sampai  yang  tua.  Jiwa sosialisme masyarakat desa Semen  sangatlah tinggi untuk membantu sesama manusia, dimana setetes darah  tersebut sangatlah berarti untuk seseorang yang membutuhkan. Jika kita rajin berdonor darah maka kekebalan tubuh nantinya akan semakin baik jika pendonor tersebut dalam kondisi sehat tidak memiliki keluhan ketika sedang berdonor.”

Kegiatan awal yang dilakukan di Donor darah tersebut adalah pemeriksaan kesehatan. Petugas pelayanan memulai untuk memeriksa seputar keadaan peserta pendonor yang dimulai dengan mewawancarai seputar riwayat kesehatan dan penyakit lalu mmeriksa tekanan darah peserta, kadar hemoglobin, suhu tubuh, dan nadi yang akan diukur.

Setelah peserta dinyatakan sehat dan bisa ikut serta dalam berdonor maka kegiatan dilanjutkan dengan Donor darah dimana dalam kegiatan ini peserta diminta untuk berbaring di tempat yang sudah disiapkan, lalu dilanjutkan dengan jarum steril yang akan dimasukkan ke kulit di bagian siku dalam selama 8-10 menit.

Lalu satu liter darah tesebut dan beberapa tabung sampel darah dikumpulkan dan setelahnya petuga akan menutup area bekas suntikan dengan perban. Kegiatan akhir setelah donor darah ini, peserta diminta untuk beristirahat untuk mengembalikan kondisi tubuh dan peserta donor juga diberikan makanan dan minuman serta vitamin untuk mengisi kembali tenaga si pendonor. (Mea, fifi – Semen 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M

IAIN Tulungagung

Saturday, Dec 5, 2020