SIDOMULYO, BAKUNG – Desa Sidomulyo terkenal akan potensi kelapa yang berlimpah. Hal ini terbukti dari banyaknya pohon kelapa yang bahkan selalu menemani kita ketika menyusuri jalan di Desa Sidomulyo. Mengenai potensi kelapa yang berlimpah inilah yang akan menjadi misi utama dari Divisi Ekonomi Posko 2 KKN Sidomulyo IAIN Tulungagung 2020 untuk dikembangkan lebih jauh lagi. Pada hari Senin, 20 Januari 2020 tim Divisi Ekonomi melakukan intervensi ke Pasar Lorejo. Hal ini bertujuan untuk mencari informasi perihal harga jual dari buah kelapa.

Di Desa Sidomulyo sendiri, khususnya di Dusun Kalimeneng, harga jual dari para warga ke tengkulak masih dihargai dengan harga yang bisa dibilang terlalu murah. Bayangkan, tengkulak membeli kelapa dari para warga dengan harga kisaran 2500-3000 per biji, sedangkan tengkulak menjual kembali kelapa tersebut kepada penjual kelapa dengan harga 4000-5000. Hal inilah yang menjadi dasar dari tim Divisi Ekonomi untuk melakukan survey ke berbagai penjual apakah memang benar harga jual dari kelapa tersebut. Tim Divisi Ekonomi mendatangi beberapa penjual kelapa di Pasar Lorejo.

“Kula ngambil klapa dari petani niku 4000, terus saya jual di pasar 5000” ujar Bu Yati, penjual kelapa di Pasar Lorejo.

Hasilnya, beberapa dari mereka memang menjual harga kelapa dengan angka kisaran 4000 per buah. Tim Divisi Ekonomi mencoba untuk bernegosiasi dengan para penjual untuk berani menaikkan harga beli dari tengkulak. Dengan ini, akan berimbas kepada warga Sidomulyo yang menjual kelapa mereka dengan harga yang tidak murah, karena kualitas dari kelapa di Sidomulyo bukan murahan.

Kunjungan Tim Divisi Ekonomi di Pasar Kademangan.

Dengan naiknya harga jual kelapa dari warga Sidomulyo kepada para tengkulak, dapat menyejahterakan kehidupan sehari-hari dari warga Sidomulyo itu sendiri. Selain itu, dapat menambah atau bahkan membuat mitra kerja sama antara para warga Sidomulyo, khususnya Dusun Kalimeneng dengan para tengkulak dan penjual kelapa di berbagai daerah di Blitar, terutama di Kecamatan Bakung.

Selain Pasar Lorejo, tim Divisi Ekonomi juga mengunjugi Pasar Kademangan untuk tempat survey selanjutnya. Para penjual kelapa disana mengambil kelapa, khususnya di Kecamatan Bakung, hanya mengambil di daerah Desa Bakung. Satu kelapa dihargai 3500 per buah, kemudian dijual kembali berkisar antara 4500-5000 per buah. Penjual mengambil keuntungan 1000 rupiah per buah kelapa.

Intervensi ini selanjutnya akan ditindak lanjuti oleh Tim Divisi Ekonomi kepada para warga Sidomulyo. Semua data yang diperoleh akan dipertimbangkan kembali dengan para warga Sidomulyo, khususnya di Dusun Kalimeneng, untuk didiskusikan bersama sehingga mencapai mufakat. Rencana selanjutnya, apabila mencapai kata sepakat dari pihak Warga Dusun Kalimemeng dengan para tengkulak dan penjual, maka dari tim Divisi Ekonomi akan langsung menghubungi pihak terkait untuk segera membuat negosiasi.

(Atalariq Rachman Ardiansyah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M

IAIN Tulungagung

Friday, Jun 18, 2021