KRENCENG, NGLEGOK – Menggali potensi ekonomi dengan melakukan observasi dan wawancara peternak ayam petelur Desa Krenceng, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, kemarin Jumat (17/01/20).

Divisi Ekonomi KKN IAIN Tulungagung dengan dukungan dosen pembimbing lapangan (DPL) beserta Kepala Desa Krenceng. Dengan arahan Bapak Amsori, selaku kepala desa. Di Desa Krenceng itu mempunyai banyak potensi, di antaranya berada kediaman Bapak Soni yang mempunyai usaha ayam petelur.

Bapak Soni juga menjelaskan alasan mendirikan usaha ternak ayam petelur. Usaha ini berdiri sejak tahun 2015 dengan jumlah ayam petelur sebanyak 6000 ekor ayam yang berada tepat di RT 10 Desa Krenceng.

Bapak Soni menceritakan kepada kami awal mula dirintisnya usaha ini karena beliau diajak oleh temannya. Tentu dalam mengelola usaha pasti terdapat beberapa kendala. Salah satu kendala dalam usaha ternak ayam petelur Bapak Soni yaitu penyakit misalnya flu burung.

Sudah kita ketahui, flu burung merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza yang ditularkan oleh unggas serta dapat menyerang manusia. Nama lain dari penyakit ini adalah avian influenza. Penyakit ini menyebabkan kerugian ekonomi yang tinggi karena membunuh ternak ayam dalam jumlah besar. Dengan adanya usaha ini sedikit banyak dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Mengenai pendapatan ternak ayam petelur ini, dalam kurun waktu satu bulan pendapatan bersih yang diperoleh Bapak Soni bisa mencapai Rp. 6.000.000. Dalam sehari, telur yang dapat dihasilkan kurang lebih 130 butir. Sedangkan untuk penjualan telur, setiap empat hari sekali pemasok akan datang untuk membeli telur hasil ternak Bapak Soni.

Pemasaran telur di ternak ayam ini juga sudah mencapai lingkup nasional. Sebagai usaha untuk menghindari ayam terjangkit berbagai penyakit, dilakukan pembersihan kandang setiap hari oleh karyawan pembantu yang berjumlah dua orang.

Hasil Panen Ternak Ayam Petelur Bapak Soni

Sebelum dilakukan observasi ini, kami mendapatkan informasi langsung dari Kepada Desa Krenceng. Dalam penjelasan kepala desa di Desa Krenceng hanya terdapat satu peternak ayam petelur. Padahal apabila usaha ini dijalankan, akan mendatangkan banyak keuntungan. Hal ini sudah dibuktikan oleh Bapak Soni yang telah sukses melakukan usaha ternak ayam petelur di kelas kota seluruh Nusantara.

Kami berharap ke depannya peternak ayam petelur semakin maju dan berkembang. Tidak hanya Bapak Soni saja, akan tetapi juga warga Desa Krenceng umumnya. Selain itu, warga Desa Krenceng diharapkan dapat termotivasi untuk berani melakukan usaha seperti Bapak Soni meskipun bukan usaha ternak ayam petelur. (Gigih Fatkurochman/Krenceng 1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Close
LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

Saturday, Sep 24, 2022