Tulungagung, (14/10/19). Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), agendakan Workshop Profil Gender dan Penyusunan PPRG (Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender).

Kegiatan ini melibatkan dua narasumber dari luar IAIN Tulungagung, sebagaimana Dr. Rohimah dari UIN Sunan Ampel Surabaya, dan Dr. Erfaniah Zuhriah, S.Ag., M.H. dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Pada kegiatan tersebut peserta mewakili setiap unit ketenaga kerjaan IAIN Tulungagung mulai dari pejabat Rektorat, Kelembagaan dan Fakultas yang keseluruhan berjumlah sekitar 50 orang lebih. Workshop ini melibatkan banyak instansi bertujuan untuk meningkatkan kebijakan tenaga kependidikan yang berbasis gender.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Tulungagung, Prof. Dr. H. Maftukhin, M.Ag. Menyampaikan, sudah menjadi keharusan IAIN Tulungagung memiliki kebijakan berbasis gender, tidak hanya itu kebijakan harus bisa menyentuh kepada semua pihak.

β€œPSGA dikampus kita sekarang ini meskipun namanya Studi Gender dan Anak, tetapi kebanyakan bergeraknya dan setiap kegiatannya masih berbasis gender saja, belum menyentuh kepada kebijakan persoalan anak,” Tambahnya.

Setiap kegiatan di PSGA IAIN Tulungagung absensi peserta merupakan perihal yang penting dalam mengimplementasikan kesetaraan berbasis gender, salah satunya kolom pilih gender yang tertera didalam kolom absensi. Perihal seperti ini sangat berhubungan erat pada PPRG yang akan diprogramkan oleh PSGA-LP2M IAIN Tulungagung.

“PPRG juga merupakan bentuk implementasi dari penganggaran berbasis kinerja dimana pengelolaan anggaran menggunakan analisas gender pada input, output dan outcome pada perencanaan dan penganggaran serta mengintegrasikan aspek keadilan (equity) sebagai indikator kinerja, setelah pertimbangan ekonomi, efisiensi dan efektifitas”, Ujar Erfaniah Zuhriah.

Erfaniah Zuhriah menyampaikan, saya sudah dua kali menghadiri kegiatan PSGA di IAIN Tulungagung dan setiap kali saya mengisi absensi selalu disediakan kolom hak pilih gender. Disini saya merasa senang PSGA IAIN Tulungagung sudah menerapkan konsep kesetaraan gender.

“Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) direfleksikan dalam proses penyusunan kebijakan perencanaan dan penggaran yang responsif gender (PPRG). PPRG bukanlah tujuan akhir melainkan merupakan sebuah kerangka kerja atau alat analisis untuk mewujudkan keadilan dalam penerimaan manfaat pembangunan,” Tambahnya.

“Anggaran Responsif Gender (ARG) menguatkan secara signifikan kerangka penganggaran berbasis kinerja lebih berkeadilan” Ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M

IAIN Tulungagung

Thursday, Oct 17, 2019