Barang, Trenggalek – KKN Revolusi Mental Desa Barang 2 menyelenggarakan program kerja yang kedua dengan mengangkat tema Gerakan Indonesia Mandiri. Yakni, dengan pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal melalui pemberdayaan masyarakat serta pembelajaran marketing online. Kegiatan digelar Kamis, 08 Agustus 2019 yang berada di Balai Desa.

Latar belakang dari program kerja ini adalah untuk memanfaatkan potensi lokal yang ada di Desa Barang agar masyarakat dapat meingkatkan standar ekonomi dengan cara mengembangkan jiwa kewirausahaan dan penerapan marketing online.

Mahasiswa KKN RM Desa Barang mendatangkan narasumber Saikhul Khafi yang merupakan ketua UMKM Tulungagung. Acara yang kami laksanakan dihadiri oleh Ibu-Ibu PKK dari Desa Barang. Selain itu dari pihak perangkat desa dihadiri oleh Ibu Sutarmi , Istri Bapak Kepala Desa dan Ibu Kartini Istri dari Pak Carik.

Sebelum acara dimulai, tamu undangan melakukan check in serta penyerahan konsumsi serta alat tulis. Acara ini dipandu oleh peserta KKN RM desa Barang yang dimulai pada puku 13.00 WIB. Acara dimulai dengan sambutan dari Ibu Sutarmi dan Ibu Kartini. Kemudian moderator juga memberikan pengantar terkait dengan materi yang akan disampaikan oleh narasumber.

Produk yang dihasilkan

Rangkaian acara yang lekat dengan antusias hadirin menciptakan pemahaman baru terkait pemanfaatan SDA dan kolaborasi menggunakan pasar online. Pembicara Khafi memaparkan bahwa “tidak harus menjadi seorang PNS jika ingin sukses, menjadi seorang wirausaha bisa karena dapat membuka lapangan kerja”.

Mahasiswa KKN IAIN Tulungagung memberikan sebuah inovasi yang memanfaatkan potensi lokal yang ada di desa Barang berupa masker wajah dari Kakao dan Kopi. Saat menyampaikan materi tentang masker, mahasiswa KKN RM juga membagikan tester masker kepada tamu undangan.

Narasumber menjelaskan jika kakao memiliki nilai jual yang tinggi apabila dijual dalam bentuk produk. Karena biasanya warga desa Barang ini menjual kakao hanya dalam bentuk mentah. Jadi harga jual relative rendah. Sedangkan biji kopi biasanya digunakan sebagai seduhan saja disamping pendistribusian dalam bentuk biji mentah. Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu peserta KKN RM.


Tagged : Posko 2 Desa Barang, KKN Revolusi Mental

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

LP2M UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

Saturday, Jan 29, 2022