PANGGUL – Peserta KKN Revolusi Mental posko II Desa Banjar adakan agenda pertama program Revolusi Mental, Sabtu (03/08/2019). Yakni, sosialisasi giat menabung dan edukasi pengenalan rupiah. Kegiatan ini dikemas dengan tema “Cintai Indonesia, Kenali Rupiah”.

Tepatnya di Balai Desa Banjar acara ini dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan sasaran siswa siswi SD maupun MI yang ada di desa tersebut. Acara yang dihadiri oleh Perangkat Desa, Ketua Karang Taruna, Ketua Ansor, Ketua IPNU IPPNU dan peserta sosialisasi ini berlangsung dengan lancar. Hal ini dapat dilihat dari antusias delegasi seluruh SD dan MI dengan didampingi Bapak/Ibu gurunya.

Yusuf Efendi, sebagai pemateri pada acara ini mulai memaparkan tentang pentingnya budaya menabung. Tak jarang ditengah-tengah penyampaian materi, guru yang akrab disapa dengan Bapak Pendi ini memberikan secuil motivasi kepada para siswa.

“Menabung adalah untuk masa depan,” tuturnya pada peserta sosialisasi.

Semangat menabung memang penting untuk diterapkan sejak dini. Apalagi dalam usia sekolah dasar.

Seusai memotivasi siswa, guru yang tergolong masih muda ini tak lupa menjelaskan ciri-ciri keaslian uang rupiah. Karna memang tujuan dari acara ini tak lain adalah untuk meningkatkan semangat menabung dan memberikan pemahaman kepada para peserta sosialisasi tentang keaslian uang rupiah.

“Ciri keaslian uang rupiah dapat dikenali dengan istilah 3D”, jelasnya.

Dilihat, Diraba, dan Ditrawang merupakan kepanjangan dari 3D. Tidak hanya mengenalkan istilah 3D, pihak penyelenggara dan pemateri juga mengajak para siswa untuk praktik bagaimana 3D itu diterapkan. Terlihat sekali bahwa para siswa sangat menikmati setiap praktik yang dilakukan.

Selain 3D, disampaikan juga istilah 5J yang dijadikan acuan dalam merawat uang. Yaitu jangan distaples, jangan dibasahi, jangan dilipat, jangan diremas, dan jangan dicoret. (Posko II Banjar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M

IAIN Tulungagung

Friday, Jun 18, 2021