PANGGUL – Aksi nyata Kuliah Kerja Nyata Revolusi Mental IAIN Tulungagung digelar di Kantor Desa Kertosono Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Mahasiswa mengadakan bakti sosial yang bertemakan “Pemberdayaan Keterampilan Masyarakat melalui Pengobatan Alternatif”.

Kegiatan ini dilatarbelakangi dari keluhan masyarakat mengenai kesehatan. Dan kegiatan dari hasil sensus yang dilakukan oleh mahasiswa KKN mengenahi survei rumah tangga dan keluhan masyarakat.

Sebelum membahas kegiatan bakti sosial yang baru pertama kali dilakukan oleh mahasiswa KKN di Desa Kertosono. Sebagian besar masyarakat Desa Kertosono khususnya Dusun Norejo mempunyai keluhan sakit lambung, sakit kepala, darah tinggi, asam urat dan batuk flu pada anak-anak.

Rujukan pertama masyarakat Desa Kertosono adalah ke Bidan dan Puskesmas terdekat. Kesehatan menjadi hal yang sangat penting dan berpengaruh besar dalam aktifitas sehari-sehari.

Lebih dari 50 warga Desa Kertosono dari kalangan orang tua dan muda ikut berpartisipasi dalam pemberdayaan keterampilan masyarakat melalui pengobatan alternatif.

Dengan harapan mendapat kesembuhan melalui berdoa kepada Allah SWT. Pengobatan alternatif ini terdapat serangkaian metode. Yaitu metode doa bersama, ruqyah, totok, bekam, gurah, pijat dan lain sebagainya.

Tepat pukul 10.00 WIB acara dibuka dengan sambutan dari salah satu mahasiswa KKN Revolusi Mental sekaligus ketua posko 2 Desa Kertosono Nurush Shobah.

Dalam sambuatannya beliau menyambut dengan hangat kedatangan warga masyarakat Desa Kertosono. Juga menyambut kedatangan pemateri dari paguyuban Wong Biasa.

Subagiyo selaku pemateri mengajak para undangan untuk ikut memanjatkan do’a bersama atau do’a kesembuhan. Setelah 30 menit berjalan metode selanjutnya yang harus diikuti yakni berupa serangkaian acara pengobatan seperti pembacaan ayat suci Al-qur’an secara bersama-sama dengan maksud memutus hubungan dengan para mahluk yang bersifat merugikan dalam tubuh kita (warga).

Sebagian peserta mengalami muntah-muntah setelah membaca ayat suci Al-quran, muntah-muntah yang dialami disebabkan karena para mediator mengeluarkan penyakit melalui muntah tersebut.

Acara demi acara sudah selasai selanjutnya masyarakat mengikuti proses terakhir dari serangkaian kegiatan tersebut. Masyarakat akan mengikuti beberapa pengobatan yang dimana pengebotan akan dilakukan sesuai penyakit yang diderita oleh masyarakat.

Adapaun pengobantannya seperti yang dijelaskan diatas yakni bekam, gurah, pijat, terapi, dan lain sebagainya. Dari kegiatan bakti soial yang dilakukan masyarakat hanya membayar infaq seiklasnya sehingga masyarakat merasa senang dengan adanya bakti sosial yang dilakukan oleh mahasiswa KKN RM Desa Kertosono 2 dengan harapan apa yang mereka butuhkan dapat terkabulkan melalui perantara tersebut. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M

IAIN Tulungagung

Saturday, Oct 23, 2021