DONGKO – Kuliah Kerja Nyata Gelombang II IAIN Tulungagung di Desa Ngerdani Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek telah dibuka pada Selasa (23/07/2019) di balai desa setempat.

Pembukaan dihadiri Kepala Desa Punjung Budi serta seluruh perangkat desa, Kasun, Ketua RT, Ketua RW, Ketua PKK, Ketua Karang Taruna, dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Jusuf Bachtiar, S.S., M.Pd. dan Saiful Bahri, M.Pd.I. .

Nindi Ayu Yulaikah, koordinator desa menyampaikan terimakasih kepada Kepala Desa dan segenap warga Ngerdani atas izin dan penerimaan mahasiswa KKN di Desa tersebut.

”Kami memohon bimbingan Bapak Ibu agar apa yang menjadi niat kami dapat terealisasi dengan baik. Karena kami sadar bahwa pengalaman kami jauh di bawah panjenengan semua,” ujar dia.

Dosen Pembimbing Lapangan Jusuf Bachtiar, S.S., M.Pd berharap agar warga desa bisa turut membimbing mahasiswa KKN.

”Kami titip anak-anak kami sebanyak 37 Mahasiswa kepada bapak ibu. Mohon dibimbing dan apabila berbuat kesalahan silakan ditegur,” kata dia.

Jusuf meminta agar mahasiswa KKN dapat mengimplementasikan apa yang telah mereka peroleh di kampus dalam kegiatan kali ini. Sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat Ngerdani khususnya,” terangnya.

Kepala Desa Ngerdani Punjung Budi mengatakan mahasiswa KKN untuk tidak bermalas-malasan dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Dia berharap dengan kedatangan mahasiswa KKN dari IAIN Tulungagung ini dapat memberikan perubahan terhadap masyarakat baik dari segi ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun sosial budaya.

“Warga di sini mayoritas petani dan peternak kambing, akan tetapi cara atau metode yang digunakan dalam bertani dan berternak masih menggunakan naluri bukan nalari,” katanya.

Artinya, lanjut Punjung, masyarakat masih mengikuti ilmu yang diwariskan secara turun temurun dari pendahulunya.

”Kami harap mahasiswa dapat memberikan pengaruh positif sehingga masyarakat bisa menggunakan metode Nalari sesuai ilmu pengetahuan yang pada akhinya dapat meningkatkan perekonomian warga,” ujar dia.

Acara dilanjutkan dengan pengarahan dari Babinkantibmas dan Babinsa. Aparat keamanan tersebut memastikan bahwa Desa Ngerdani seratus persen aman. Sehingga mahasiswa tidak perlu khawatir. Mereka juga bersedia membantu penuh atas program-program atau kegiatan yang akan dilakukan oleh peserta KKN. (Nindi Ayu Yulaikah/aam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M

IAIN Tulungagung

Tuesday, Nov 30, 2021