Kota Batu– Rabu, 03 juli 2019 di Hotel Agrowisata Kusuma, Kota Batu, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung mengadakan acara menarik bertajuk “Workshop Inkubasi Proposal Penelitian”. Acara ini dirancang untuk para dosen muda di IAIN Tulungagung agar mampu menyusun proposal penelitian yang luar biasa. Penelitian yang luar biasa hanya mungkin akan terlahir dari perencanaan yang baik, itulah dasar penyelenggaraan acara ini.


Prof. Dr. H. Irwan Abdullah, Ph.D. salah satu guru besar dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, sebagai narasumber pembinaan proposal penelitian di kegiatan Workshop Inkubasi Penelitian

Selain itu acara ini diadakan lantaran minimnya jumlah penelitian dosen internal di Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) Kementerian Agama (KEMENAG). Lewat acara ini diharapkan dapat memberikan pembinaan kepada para dosen untuk mempersiapkan peningkatan jumlah peneliti pada program penelitian BOPTN Tahun 2020 mendatang. Kegiatan bertajuk ” Workshop Inkubasi Penelitian Dosen IAIN Tulungagung”, didampingi penuh oleh Prof. Dr. H. Irwan Abdullah, Ph.D. salah satu guru besar dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, sebagai narasumber pembinaan proposal penelitian di kegiatan Workshop Inkubasi Penelitian sampai Jumat (05/07/2019) mendatang.

Dalam pembukaan acara tersebut pada hari rabu sore, Kepala Pusat Penelitian LP2M, Dr. Hj. Chusnul Chotimah, M.Ag., Menyampaikan berdasarkan data penelitian dari KEMENAG Pusat pada program BOPTN 2019, jumlah peneliti di IAIN Tulungagung Tergolong Sedikit dibandingkan Perguruan tinggi Islam Negeri Lainnya. Kegiatan ini merupakan salah satu cara agar mampu meningkatkan jumlah penelitian pada program BOPTN tahun 2020 yang akan datang. Meskipun penelitian BOPTN tahun 2019 ini masih belum selesai semua, setidaknya menyelesaikan yang sekarang sambil mempersiapkan yang akan datang. Prof. Irwan dalam sambutannya, sebenarnya persoalan penelitian yang paling utama judul. Perancangan proposal penelitian “Judul Penelitian” Memiliki peran penting terhadap konsep keseluruhan dari pembahasan permasalahan penelitian. Sesungguhnya judul penelitian yang bagus mempengaruhi citra sebuah hasil penelitian, karena yang paling pertama dilihat oleh pembaca adalah judul dari sebuah penelitian, maka judul penelitian yang bagus mampu menghipnotis pembaca untuk mau membaca lebih dalam isi hasil dari penelitian. Dengan cara itu hasil penelitian bisa benar-benar terpublikasi sampai ke mata dan pikiran pembaca.

Dalam sambutannya, Ketua LP2M IAIN Tulungagung Dr. Ngainun Naim, M.H.I., menyampaikan penelitian yang berkualitas berawal dari proposal yang berkualitas, dan proposal yang berkualitas dimulai dari proses yang berkualitas pula. Mengingat tahun lalu proses penyelesaian proposal penelitian selalu dikerjakan dengan tergesa-gesa sehingga hasil dari penelitian dosen internal menjadi kurang maksimal. Berdasarkan itu, program inkubsi penelitian dosen ini sangatlah efektif bagi dosen IAIN Tulungagung, terutama dalam proses pendampingan penyusunan proposal penelitian dan tindak lanjutnya ke program penelitian BOPTN ditahun 2020. Dengan seperti itu, IAIN Tulungagung akan mampu memproduksi literatur ilmiah hasil penelitian secara intensif setiap tahunnya.

Prof. Dr. H. Maftukhin, M. Ag. Rektor IAIN Tulungagung, mengatakan pentingnya inkubasi penelitian bagi peneliti terutama terhadap dosen muda untuk mengoptimalkan hasil penelitiann. Selain itu, juga di dampingi satu narasumber dari UGM, Prof. Dr. H. Irwan Abdullah, Ph.D. di hari pertama dan tiga narasumber di hari selanjutnya yakni dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulan Malik Ibrahim Malang, Dr. Sri Harini, M.Si dan Dr. M. Faisol, M.Ag. serta dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M. Ag., keberadaan narasumber berkualitas tersebut diharapkan mampu membuahkan hasil penelitian yang berkualitas di tahun yang akan datang. Sehingga proses Inkubasi penelitian ini benar – benar bisa dianggap sangat efektif bagi dosen – dosen di IAIN Tulungagung.

Narasumber sekaligus Reviewer Inkubasi Penelitian Dosen IAIN Tulungagung dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Faisol, dalam akhir kegiatan menyampaikan hasil pendampingan program Inkubasi penelitian dosen IAIN tulungagung, tentang kebijakan publikasi ilmiah hasil penelitian dosen seharusnya didampingi dengan kebijakan yang sesuai. Mengingat kesibukan dosen yang bermacam-macam disamping sebagai pengajar, juga harus mempersiapkan bacaan literatur ilmiah untuk bahan pengajaran dan penelitian. Karana banyaknya kesibukan kemungkinan tidak bisa atau waktu luang menyempatkan diri untuk menggali literatur ilmiah menjadi suatu yang niscaya bagi seluruh dosen. Sehingga kualitas penelitian dan pengajaran kurang dimaksimalkan. Hal tersebut menanggapi era digitalisasi atau serba googling yang membuat kurangnya kemandirian dosen dan mahasiswa dalam menjaga dan hasil menganalisa keotentikan data penelitian.

Sri Harini, juga salah Reviewer Inkubasi Penelitian Dosen IAIN Tulungagung, menyambung penyampaian Dr. Faisol, penelitian yang baik harus memperhatikan judul, maksutnya judul memungkinkan arah fokus penelitian berdasarkan masalah terbaru bukan masalah lama yang diangkat kembali. Dalam artian judul penelitian mengharuskan ter-up to date. Melihat proposal penelitian yang saya baca terangnya, kurang fokus ketika merumuskan masalah sehingga pada rumusan masalah masih bersifat umum untuk dibahas. Selebihnya harus lebih dispesifikasikan permasalahan yang diangkat dalam penelitian, sehingga hasil penelitian tersampaikan lebih jelas dan mendalam.

Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M. Ag., reviewer Inkubasi Penelitian Dosen IAIN Tulungagung sekaligus Dosen Tetap UIN Ampel Surabaya, Pak Inung menyampaikan terkait penilitian dosen Tulungagung dan program inkubasi ini, sesungguhnya penelitian yang sungguh-sungguh itu diukur dari kemampuan teknis peneliti ketika menyusun proposal. Membuat proposal penelitian tidak usah berlebihan ikuti saja pedoman yang sudah ada di LITAPDIMAS. Terutama dalam merumuskan masalah penelitian harus terstruktur dan memiliki relasi yang jelas dalam menuliskannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
LP2M

IAIN Tulungagung

Saturday, Oct 23, 2021